Telah Di Cedera Para Pemerintah Daerah Dan Penegak Hukum Tentang Dana APBD Kabupaten Enrekang No ratings yet.

Beritaupdate.id Makassar – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah merupakan anggaran yang dimiliki daerah dalam memenuhi kebutuhannya. Secara praksis APBD merupakan sumber dana dari segala kegiatan serta di selenggarakan pemerintah daerah kemudian di distribusikan demi kepentingan rakyat dan pembangunan daerah. Tutur “Andi Pangeran Nasser” selaku Jendra Lapangan dalam Membuka orasi ilmiahnya di depan Kejaksaan Tinggi Negeri Sulsel (KEJATI SULSEL). Pada Jumat 03/05/2019.

Namun harapan ideal tersebut telah di cederai para pemerintah daerah dan penegak hukum, bagaimana tidak !! Anomali yang terjadi Di daerah Kabupaten Enrekang merekam jelas penyelewengan tersebut, lanjut_Andi pangeran Nasser, dimana penyimpangan DAK (Dana Alokasi Khusus) senilai Rp.39 Miliar yang seharusnya sudah di sepakati dalam pembahasan RAPBD Kabupaten Enrekang tahun 2015 menjadi anggaran pembangunan bendungan jaringan Air Baku Sungai Tabang yang terletak di Kecamatan Maiwa.

“Namun dalam realita pelaksanaanya semakin menyeleweng dan tak sesuai dengan kesepakatan.pemerintah Enrekang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Dinas PUPR) Pemerintah Kabupaten Enrekang malah memanfaatkan Anggaran tersulebut dalam kegiatan yang berbeda.yakni anggaran tersebut di gunakan untuk membiayai irigasi pipa tertutup lalu anggaranya di pecah menjadi 126 paket !!_ucap Andi Pangeran Nasser.

Menurut jendral lapangan Andi Pangeran Nasser Bapak bupati Enrekang yakni “Muslimin Bando” telah melanggar Aturan Perundang-undangan dalam hal ini Perpres No. 36 Tahun 2015.

Lebih menyedihkan lagi ucap_Andi Pangeran kasus dan problematika ini telah terjadi sejak 2 tahun silam,maka hal ini dapat menjadi Indikator utama kecurigaan kami terhadap Oknum Oknum licik yang tidak bertanggung jawab telah berkongkalikong dalam kejadian ini.

(WS)

Please rate this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: