PANKAS Fak.Hukum UNHAS Keluarkan 4 Rekomendasi Terkait Teror Pimpinan KPK No ratings yet.

Beritaupdate.id, Makassar – Direktur Pusat Kajian Anti Korupsi (PANKAS) Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin Makassar,Dr. Muh Hasrul,S.H.,M.H.menyampaikan kecaman atas tindakan teror yang menimpa dua pimpinan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) Laode M Syarief dan Agus Rahardjo,pada Rabu (9/1/2019).

Melalui sambungan telepon Dr.Hasrul Menyampaikan bahwa teror terhadap dua pembesar KPK tersebut justru kian membuktikan bahwa tindakan teror terhadap pemberantasan korupsi di negeri ini memang adalah sesuatu yang nyata dan tidak pernah mengenal kata henti.

“Pankas meyakini bahwa tindakan teror ini adalah upaya untuk menakut-nakuti,demi membuat gentar KPK agar berhenti mengusut kasus-kasus korupsi di tanah air” kata lelaki yang akrab disapa Lulu ini.

“Padahal belum hilang dari ingatan kita kasus penyerangan terhadap penyidik KPK,Novel Baswedan yang disiram air keras namun sampai saat ini kasusnya belum menemui kejelasan.

“Bahwa upaya teror terhadap pimpinan KPK dan penyidik KPK kiranya tidak sedikit pun menciutkan nyali kita dalam mengobarkan perang terhadap korupsi di negeri ini dan justru malah semakin mempertegas semangat serta konsistensi bersama bahwa apapun risiko yang terjadi korupsi harus dibasmi sampai ke akar-akarnya.dan ini tentu merupakan tugas bersama yang harus didukung penuh oleh rakyat Indonesia” pungkas Dr.Hasrul yang juga menjabat ketua Majelis Pemuda Indonesia(MPI) Komite Nasional Pemuda Indonesia(KNPI) Sulawesi Selatan.

Terkait kejadian teror terhadap pimpinan KPK maka PANKAS Fak.Hukum Universitas Hasanuddin, merekomendasikan :

1. Upaya pelemahan pemberantasan korupsi melalui intimidasi terhadap pegawai maupun pimpinan KPK terus terjadi tanpa bisa dicegah sebab pelaku berpikiran bahwa tindakan yang dilakukan tidak akan bisa terungkap.

2. Presiden Joko Widodo harus membongkar berbagai upaya pelemahan terhadap KPK terkait teror yang ditujukan pada pimpinan KPK Laode M Syarif dan Agus Rahardjo saat ini,maupun teror terhadap pegawai KPK termasuk apa yang menimpa penyidik senior KPK,Novel Baswedan.

3. Aparat kepolisian yang saat ini sedang melakukan olah TKP dapat segera melacak dan menemukan pelaku teror serta mengungkap aktor Intelektual di balik kejadian ini.

4. Kepada Segenap Komponen Bangsa untuk tetap senantiasa bersama-sama mensupport KPK dalam upaya pemberantasan Korupsi ditanah air.(Muh.Arief)

Please rate this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: