Mana Lebih Awet, Aki Basah atau Aki Kering ?

Beritaupdate.id, Tips & Trik – Semua jenis aki kering dan aki basah tetap menggunakan cairan elektroda (air aki). Namun, pada jenis aki kering, cairannya lebih padat dan berbentuk gel serta bebas perawatan atau maintenance free (MF). Harga aki kering juga relatif lebih mahal dibanding aki basah, karena dinilai memiliki banyak kelebihannya. Untuk iklim tropis dengan temperatur udara cenderung panas seperti Indonesia membuat kondisi ruang mesin sering kali bersuhu tinggi.

Hal ini bisa membuat air aki lebih cepat menguap seiring pemakaian. Meski cairan tetap menguap, aki kering memiliki sirkulasi sehingga tidak banyak bocor ke luar. Khusus aki basah, pemilik kendaraan harus memberikan perawatan rutin karena penguapan pada bisa membuat air aki hilang dan diganti dengan yang baru.

Jika lama tidak diperiksa dan diisi ulang, sel aki yang tidak terendam cairan bisa mengalami korosi. Hal itu mengakibatkan sel aki cepat rusak. Adapun air aki atau sering di sebut juga sebagai air zuur merupakan cairan yang mempunyai fungsi sebagai perendam sel pada aki.

Soal usia pemakaian, aki basah maupun kering tidak berbeda jauh. Kisarannya 1,5-2 tahun untuk pemakaian normal dengan catatan perawatan dilakukan teratur untuk aki basah. Jika ingin aki lebih awet, maka sebaiknya anda menaati petunjuk maintenance yang berlaku, selain memberikan kapasitas aki yang sedikit lebih tinggi dari ukuran aki standart agar jika terjadi pemakaian arus lebih, maka aki anda tidak cepat tekor.(*red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: