LKBHMI Makassar Unras Depan pintu Kejati SulSel Tentang Terdakwa Kasus Ilegal Mining Bebas No ratings yet.

Beritaupdate.id, Makassar – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Mahasiswa Islam cabang Makassar (LKBHMI Makassar) melakukan aksi unjuk rasa sekitar pukul 13. 30 wita, di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan dan Barat, Hari Senin 08/04/2019.

Aksi tersebut dilakukan dalam rangka menyikapi hasil putusan Kompromistis Majelis Hakim yang diketuai Basuki Wiyono. dimana LKBHMI Makassar mendesak Kejati untuk melakukan perlawanan terhadap dua terdakwa perkara pidana dugaan penambangan emas ilegal (Illegal mining) di Timika, Papua yakni Jemis Kontaria dan Darwis.

“Kami ingin memastikan apakah Jaksa Penuntut Umum (JPU) akan lakukan kasasi menyikapi putusan onslaag terhadap dua terdakwa kasus illegal mining atau sama sekali tidak,” tegas Juhardi Direktur Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Mahasiswa Islam cabang Makassar.

Menurutnya, illegal mining merupakan salah satu tindak pidana lex specialist yang seharusnya tidak ada alasan untuk ditoleransi.

“Ini malah sejak awal tuntutannya hingga putusannya sangat komprimistis. Kami duga kuat ada kongkalikong dalam penanganan perkara ini. Sekarang kami tantang Jaksa kasasi menyikapi putusan bebas Hakim tersebut,” terang Jo sapaan akrab Juhardi.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel), Salahuddin menegaskan bahwa Jaksa Penuntut Umum (JPU) pasti akan ajukan kasasi. Hal itu, kata dia, wajib dilakukan. Jika tidak, JPU nya akan diberikan sanksi tegas.

“Kejati menjamin kasasi akan dilakukan. Itu wajib dilakukan JPU dan masih ada waktu 7 hari,” Jelas Salahuddin menanggapi permintaan LKBMI Makassar dalam orasinya.

Memori kasasi, beber Salahuddin, akan segera dibuat oleh JPU kemudian dikaji bersama oleh tim Kejati Sulsel dan selanjutnya dikoordinasikan dengan tim Kejaksaan Agung (Kejagung).

“Memori kasasi segera mungkin akan dimasukkan ke Pengadilan Negeri Makassar untuk dikirim selanjutnya ke Mahkamah Agung. Jadi adik-adik LKBHMI diharap mengecek nanti juga ke PN Makassar,” Ucap Salahuddin.

Diketahui, dua terdakwa perkara dugaan penambangan emas ilegal (Ilegal Mining), tersebut dinyatakan bebas dari jeratan hukum.

(WS)

Please rate this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: