Konferensi Pers Lantamal VI Bersama KLHK, Penangkapan Kayu Illegal Dari Papua No ratings yet.

Beritaupdate.id, Makassar –  Konferensi Pers Danlantamal VI Makassar beserta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dalam penangkapan 57 Kontainer Kayu Illegal asal Papua di Pelabuhan Soekarno Hatta, Makassar. Konferensi Pers tersebut dilaksanakan  pada 08/01/2019, sekitar Pukul 10.00 Wita, bertempat di Gate II Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar.

Lantamal VI Makassar bersama Ditjen Gakkum Lingkungan Hidup dan Kehutanan terkait penangkapan 57 Kontainer Kayu Illegal asal Papua di Pelabuhan Soekarno Hatta, Makassar. Sementara yang turut hadir dalam Konferensi Pers tersebut, antara lain : Danlantamal VI Makassar Laksma TNI Dwi Sulaksono, S.H, M.tr(Han),  Asintel Danlantamal VI Kolonel Laut (KH) Drs. Fahyuddin M.Si, Dansatrol lantamal VI Kolonel Laut (P) Bayu Tri kuncoro S.E, Dantim Intel Lantamal VI Letkol Laut (T) E. Bayu Priyatno, M.Tr (Han), Danpomal Lantamal VI Letkol Laut (PM) Ahmad Junaedi, M.Tr (Han) dan Kadiskum Lantamal VI Letkol Laut (Kh) Dedi Endang Susilo, S.H

Sementara Pihak yang mewakili KLHK antara lain :  Dirjen Penegakan Hukum LHK, Dr. Rasio Ridho Sani., Direktur Pencegahan dan pengamanan Hutan Ir. Sustyo Iriono, Kepala Balai Gakkum LHK wilayah sulawesi Ir. Muh. Nur

Pemerintah berkomitmen akan selalu berkomitmen meningkatkan upaya penyelamatan sumber daya alam secara berkesinambungan. Rangkaian penyelamatan Sumber daya alam dari Papua ini dilakukan bersama seluruh stakeholder mulai dari KPK, Ditjen PHPL, TNI AL, Ditjen Hubla, Ditjen Bea Cukai dan Pemerintah Daerah.

Jumlah Kayu Merbau yang kita amankan dalam kegiatan ini sebanyak 57 kontainer dengan nilai kurang lebih 16 miliar rupiah. Selanjutnya untuk pelaku akan kami lakukan penyelidikan lebih jauh.

Dalam kesempatan ini, Danlantamal VI Makassar Laksma TNI Dwi Sulaksono, S.H, M.Tr (Han) menyampaikan bahwa “Dalam melakukan pengungkapan kayu illegal ini kami menggunakan seluruh kemampuan yang kami miliki, baik itu data intelijen maupun sensor-sensor yang ada untuk mendeteksi kegiatan seperti ini”

Kami juga akan terus melakukan koordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan karena untuk permasalahan Kayu ini memang merupakan leading sektor dari KLHK yang lebih ahli dalam menangani. (*red_ckr)

Please rate this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: