Kepala DISHUB Kota Makassar, Iman Hud, Akan Bentuk Tim Terpadu Stek Holder, Melibatkan TNI, Polri No ratings yet.

Beritaupdate.id Makassar – Iman Hud Menjelaskan pada saat di konfirmasi melalui WA pribadinya. Pada Hari Jumat (30/07/2021), Bahwa DISHUB Kota Makassar, itu banyak PR atau pengerjaan rumah, yang menunggu diantaranya :

1. Menggunakan Parkir di bahu jalan,
2. Banyak pak oga di 29 titik,
3. Banyaknya parkir Mobil tronton terparki di nusantara
4. Truck Over dimensi angkutan barang, demi keamanan dan keselamatan pengguna jalan

Yang harus di benahi banyaknya parkir mobil tronton yang parkir di sekitar Nusantara, dan di jalan Cakalan banyaknya mobil ekpedisi yang menyebabkan kemacetan, banyaknya parkir sembarang di bahu jalan seperti mobil tronton, Wajah kota Makassar telihat sangat tidak tertata.

Kadishub Imam Hud, sehingga kita akan membentuk tim terpadu yang melibatkan semua stick horder baik dari TNI Polri, sebagai mana yang sedang kita lakukan di satpol pp, banyak yang dibenahi terutama tref live, dan beberapa peralatan yang masih kurang, terutama dalam meningkatkan pendapatan hasil daerah misalnya, termasuk uji kendaraan dan sebagainya.

” Makanya kita masih berkordinasi, akan meminta petunjuk Bapak Walikota mengenai langkah-langkah strategis menghadapi persoalan Dinas perhubungan kota Makassar, karena sudah barang tentu di kota Makassar sebagai kota besar, kota metropolitan, jumlah kendaraan sangat banyak sehingga kalau tidak diatur secara baik, bisa menimbulkan kemacetan, harapan masyarakat terutama pada kemacetan termasuk pedangang kaki lima yang berjualan dipinggir jalan, juga kadang-kadang membuat kemacetan.

Untuk itu Dishub akan bekerja sama dengan beberapa stek holder terutama Satpol pp sendiri, karena sampai saat ini kita buat suatu rancangan peraturan daerah hak inisiatif dari DPRD Kota Makassar, untuk membuat semacam perda yang mengatur segala hal yang dapat mengganggu ketentraman dan ketertiban, termasuk tertip jalan sehingga dalam penegakan hukum itu benar-benar tepat sasaran,

“Iman hud menambahkan Karena selama ini yang kita gunakan adalah peraturan walikota dishub itu 5 tahun, hanya perwali, dengan adanya peraturan daerah, yang mengatur di jalan tertip berlalu lintas dan tertip perindustrian, maka sudah barang tentu itu akan bisa paling mengurangi kemacetan, termasuk juga beberapa pusat-pusat pembinaan yang tidak memenuhi syarat-syarat untuk jumlah kapasitas parkirnya, sehingga harus diatur dengan baik, apakah dengan kajian satuan ruang parkir, atau tipuan ruang amdal lain.”tegasnya Kadishub kota Makassar. (*)

Please rate this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *