Hari Ini Batas Akhir Penukaran Uang Kertas Lama, Jika Anda Masih Menyimpannya No ratings yet.

Beritaupdate.id, Nasional – Dikutip dari bi.go.id, Minggu 30 Desember 2018, Bank Indonesia (BI) akan menarik keempat uang ini, paling lambat 31 Desember 2018. Dengan kata lain, per 1 Januari 2019, uang ini tidak akan berlaku kembali dan tak bisa digunakan untuk bertransaksi.

Meski hari ini libur, BI memutuskan untuk tetap membuka kegiatan layanan kas beroperasi khusus untuk penukaran uang yang telah dicabut dan ditarik dari peredaran sesuai PBI No.10/33/PBI/2008. Layanan ini sudah mulai berjalan sejak kemarin, 29 Desember 2018 hingga hari ini (30 Desember 2018).

Uang-uang itu adalah pecahan Rp10 ribu bergambar Cut Nyak Dhien dan Rp20 ribu Ki Hadjar Dewantara. Ada juga Rp50 ribu bergambar W. R. Soepratman dan Rp100 ribu Soekarno-Hatta yang uangnya terbuat dari kertas polymer.

 

Sekadar informasi, BI secara rutin mencabut dan menarik rupiah. Hal ini dilakukan dengan pertimbangan antara lain, masa edar uang dan ada uang emisi baru dengan perkembangan teknologi unsur pengaman (security features) pada uang kertas.

Bank Indonesia (BI) menyatakan empat pecahan uang kertas rupiah lama sudah tidak lagi berlaku dan ditarik dari peredaran.

Berdasarkan Peraturan Bank Indonesia (PBI) No.10/33/PBI/2008 empat pecahan tersebut yaitu Rp10 ribu tahun emisi (TE) 1998 bergambar Cut Nyak Dhien, Rp20 ribu Ki Hadjar Dewantara, Rp50 ribu W. R. Supratman, dan Rp100 ribu Soekarno-Hatta berbahan polimer.

Jika masih ada masyarakat yang ingin menukarkan uang tersebut, BI membuka layanan penukaran sampai 31 Desember 2018. Caranya, bisa dengan mendatangi kantor pusat BI, kantor cabang BI, dan kas keliling BI. (*)

Please rate this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: