Gempa Bumi 5,1 SR, Warga Kulon Ptogo Yogyakarta & Mongondow Timur, Sulut No ratings yet.

Beritaupdate.id, YogyakartaGempa mengguncang Yogyakarta di Malam Jumat.  Menurut sumber yang terpercaya BMKG mengabarkan bahwa pada 30 November 2018, pukul 03:42:04 WIB , Posisi Gempa berkekuatan 5,1 SR ini berada pada Lintang -8.84, Bujur 109.74 dengan kedalaman 18 Km serta berada pada posisi 122 km BaratDaya KULONPROGO-DIY namun tidak berpotensi Tsunami.

Gempa terasa di Kulonprogo di skala III, Yogyakarta pada skala II dan III, serta Bantul dengan skala III. Skala I hingga III artinya termasuk dirasakan dalam guncangan lemah.

Sementara Gempa juga terjadi di Bolaang Mongondow Timur, Sulut  yang berkekuatan 5 Skala Richter. Lokasi gempa berada koordinat 0.13 LU,125.21 BT. Gempa ini berpusat di 105 km tenggara Bolaang Mongondow Timur dengan kedalaman 10 km fan tidak berpotensi Tsunami

Skala MMI Gempa

Berdasarkan Skala MMI (Modified Mercalli Intensity), beginilah gambaran keadaan yang dirasakan seseorang terhadap guncangan gempa, dikutip dari situs BMKG:

I MMI : Getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luarbiasa oleh beberapa orang

II MMI : Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

III MMI : Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

IV MMI : Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi.

V MMI : Getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

VI MMI : Getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap pada pabrik rusak, kerusakan ringan.

VII MMI : Tiap-tiap orang keluar rumah. Kerusakan ringan pada rumah-rumah dengan bangunan dan konstruksi yang baik. Sedangkan pada bangunan yang konstruksinya kurang baik terjadi retak-retak bahkan hancur, cerobong asap pecah. Terasa oleh orang yang naik kendaraan.

VIII MMI : Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi yang kuat. Retak-retak pada bangunan degan konstruksi kurang baik, dinding dapat lepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen-monumen roboh, air menjadi keruh.

IX MMI : Kerusakan pada bangunan yang kuat, rangka-rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak retak. Rumah tampak agak berpindah dari pondamennya. Pipa-pipa dalam rumah putus.

X MMI : Bangunan dari kayu yang kuat rusak,rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.

XI MMI : Bangunan-bangunan hanya sedikit yang tetap berdiri. Jembatan rusak, terjadi lembah. Pipa dalam tanah tidak dapat dipakai sama sekali, tanah terbelah, rel melengkung sekali.

XII MMI : Hancur sama sekali, Gelombang tampak pada permukaan tanah. Pemandangan menjadi gelap. Benda-benda terlempar ke udara.(*)

 

 

Please rate this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: