Film “Namamu Kata Pertamaku” Bikin Baper, Menguji Masih Adakah Cinta Dalam Hati Anda? No ratings yet.

Beritaupdate.id, Film – Film Namu Kata Pertamaku adalah Film Inspirasi hasil Karya anak bangsa yang juga wajib anda tonton. Film Namamu Kata Pertaku adalah film yang disutradarai oleh Syahrir Arsyad Dini yang baru saja dirilis tanggal 27 November 2019.

Film garapan Rere Art2tonic ini akan memberikan pengalaman baru tentang cerita film-film drama di Indonesia. Seperti yang diungkapkan oleh Rere bahwa setelah menonton film ini di bioskop nanti, banyak penonton akan malas berdiri. Namamu Kata Pertamaku adalah film yang diproduseri oleh Hendra Sirajuddin yang berlatar di Sulawesi Selatan. Film yang dibintangi oleh Adipati Dolken ini tayang pada Kamis, 29 November 2018.

Film Namamu Kata Pertamaku akan mengisahkan lelaki bisu yang diperankan oleh Adipati Dolken yang melakukan perjalanan menuju Toraja untuk melihat ritual Manene, sebuah ritual penyembuhan orang sakit. Berharap ia akan sembuh di Toraja, ternyata di tengah perjalanan si Bisu malah ketinggalan bis saat singgah di rumah makan.

“Setelah nonton film ini di bioskop nanti, saat filmnya habis, kita akan melihat banyak orang yang malas berdiri dari kursinya karena emosinya belum habis terbuang”

Film Namamu Kata Pertamaku akan mengisahkan lelaki bisu yang diperankan oleh Adipati Dolken yang melakukan perjalanan menuju Toraja untuk melihat ritual Manene, sebuah ritual penyembuhan orang sakit. Berharap ia akan sembuh di Toraja, ternyata di tengah perjalanan si Bisu malah ketinggalan bis saat singgah di rumah makan.

Semua barangnya terbawa oleh bis tersebut. Maka si Bisu hidup gelandangan di pasar desa. Suatu saat, Yunus (Bogel Apriansyah), pengurus masjid menolong si Bisu dan memberinya tempat menginap di masjid. Si Bisu akhirnya menjadi akrab dengan majelis taklim di masjid tersebut, yang salah satu anggotanya adalah Nila (Rania Putrisari). Diceritakan Si Bisu dan Nila pun menjadi dekat, Si Bisu bercerita tentang tekadnya untuk sampai ke Toraja. Melihat hal itu Nila memberi perhatian yang lebih pada Si Bisu, yang justru membuat si Bisu jatuh cinta.

Namun, pada akhirnya keadaan menjelaskan bahwa iba bukanlah cinta, Si Bisu pun sakit hati. Ujungnya perasaan sakit hati inilah yang mengantarkan si BISU benar-benar dapat berbicara.

Film ini ditulis oleh M Rizal Saputra. Selain Adipati dan Rania, para cast film diisi oleh Syahriar Tato, Akbar Ajudan Pribadi, Awaluddin Tahir, Daeng Uki, Syukri, Zulkifli Gani Ottoh, Irma Kusuma, dan Ferly.(red_tirto)

Please rate this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: