Fatwa MUI untuk Shalat Jumat, Masa Pandemi Corona Shalat Dhuhur di Rumah No ratings yet.

Beritaupdate.id, Nasional – Anggota Komisi Fatwa MUI, Aminudin Yakub menegaskan, berdasarkan pendapat para ulama, shalat Jumat tidak bisa dilaksanakan di rumah. Shalat Jumat harus digelar di masjid.

Di tengah pandemi virus corona atau Covid-19, masyarakat diimbau melaksanakan ibadah di rumah masing-masing. Pelaksanaan shalat Jumat di masjid bagi umat Islam juga ditiadakan sementara dan dialihkan ke kewajiban pengganti, yaitu shalat zuhur empat rakaat yang dikerjakan di rumah.

“Shalat Jumat harus dilaksanakan di masjid. Salah satu syaratnya dilaksanakan di masjid,” kata Aminudin saat dihubungi merdeka.com, Jumat (17/4).

Meski demikian, Mazhab Hanafi membolehkan salat Jumat dilaksanakan di tempat lain selain masjid. Namun, di Indonesia cenderung menggunakan mazhab lain yang mengharuskan shalat Jumat di masjid. Jika tak memungkinkan untuk shalat Jumat di masjid karena adanya wabah, kata Aminudin, umat Islam cukup menggantikannya dengan shalat zuhur empat rakaat di rumah masing-masing.

“MUI tetap pada fatwanya bahwa kalau di zona merah tidak shalat di masjid. Umat Islam cukup shalat zuhur di rumah,” jelas dia.

Dia melanjutkan, mengenai syarat jumlah jemaah shalat Jumat juga berbeda-beda. Ada yang menyebut, shalat Jumat bisa dilaksanakan dengan minimal jemaah 40 orang. Ada juga yang mengatakan jumlah jemaah shalat Jumat minimal tiga orang.

“Dalam Mazhab Hanafi memang dimungkinkan shalat Jumat dilakukan 3 orang. Tapi dalam Mazhab Maliki boleh shalat Jumat minimal 12 orang berdasarkan hadis riwayat sahabat Nabi Jabir. Sedangkan di kalangan Hambali dan Syafii itu minimal 40 orang,” jelasnya.

Hal serupa disampaikan Ketua MUI Jabar, Rahmat Syafei. Ia mengatakan, shalat Jumat tidak bisa dilaksanakan di rumah meski jumlah jemaahnya 40 orang. Sebab, berdasarkan pendapat ulama, salat Jumat harus dilaksanakan di masjid.

“Kalau di rumah shalat zuhur saja, nggak perlu shalat Jumat. Jadi salat Jumat itu hilang kalau tidak memenuhi syarat,” ujarnya.

Kepada seluruh umat Islam di Tanah Air, ia mengajak untuk mendahulukan sisi humanisme di tengah pandemi Covid-19. Dengan melaksanakan shalat di rumah, umat Islam saling menjaga untuk mencegah terpapar virus mematikan itu.

Bukan tidak shalat Jumat, tapi karena tidak memenuhi syarat, shalat zuhur saja di rumah. Jadi tidak menjadi halangan,” pungkasnya.

Please rate this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: