Anggota Brimob, Briptu Yusuf Tewas Dibacok dan Dipukul Dengan Popor Senjata No ratings yet.

Beritaupdate.id, Sumsel – Anggota Brigadir Mobil (Brimob), Brigadir Satu (Briptu) Yusuf tewas  setelah dibacok dan ditusuk menggunakan senjata tajam. Kejadian pembacokan tersebut diketahui terjadi  di ruas Jalan Raya Ranau, Kelurahan Batu Belang Jaya, Kecamatan Muaradua, Kabupaten OKU Selatan. Peristiwa tersebut bermula ketika Briptu Yusuf berseteru dengan pengemudi motor lainnya.

Awalnya pelaku yang bernama Yongki yang saat itu juga sedang mengendarai sepeda motor, memotong lajur kendaraan Briptu Yusuf sembari memainkan gas motornya. Melihat kelakuan Yongki, Briptu Yusuf terpancing emosinya lalu mengejar Yongki dan memukulnya dengan menggunakan senjata api.  Tak terima perlakuan Briptu Yusuf, kedua teman Yongki bernama Zainal dan Nizar langsung mencoba menolong rekannya tersebut.

Namun keduanya ikut dipukul oleh Briptu Yusuf dengan menggunakan senjata api yang sama.  Tak terima lagi korban langsung dibacok dengan menggunakan senjata tajam.

Melihat kejadian itu, beberapa orang menolong korban dengan membopongnya menuju sebuah mobil. Saat dievakuasi, korban yang bersimbah darah sudah dalam kondisi tak sadarkan diri.

Menurut Kapolda Sumsel Inspektur Jenderal Pol Zulkarnain Adinegara, kedua pelaku tersebut langsung membacok Briptu Yusuf menggunakan sebuah parang.

“Dua pelaku lagi datang dan langsung mengambil parang hingga membacok Briptu Yusuf di bagian wajah, Satu luka tusuk di dada diduga yang menyebabkan korban tewas,” tutur Zulkarnain, Senin (31/12/2018).

Zulkarnain juga menjelaskan saat kejadian para pelaku tak mengetahui jika korban merupakan anggota dari kepolisan Brimob, sebab saat itu Briptu Yusuf dalam kondisi lepas dinas tanpa mengenakan seragam lengkap kepolisian.

Baca Juga :

“Briptu Yusuf memakai baju preman dan memang lepas dinas, Tetapi membawa senjata, karena sudah ada izinnya,” imbuhnya. Saat ditemukan, di tubuh Briptu Yusuf ditemukan sejumlah luka tusuk di rusuk kiri, pergelangan tangan kiri dan pipi sebelah kiri.

Dua Jenderal Polri Perintahkan untuk Tidak Lakukan Aksi Balas Dendam

Dua Jenderal Polri yaitu Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dan Kapolda Sumatera Selatan Inspektur Jenderal Zulkarnain Adinegara perintahkan untuk seluruh jajaran Brimob untuk tidak melakukan aksi balas dendam.

Perintah tegas itu disampaikan kedua jenderal menyusul tewasnya seorang anggota Brigade Mobil (Brimob) Polda Sumatera Selatan akibat dikeroyok. Saat ini, ketiga pelaku pengeroyokan berhasil ditahan oleh pihak kepolisian.

Namun untuk motif para pelaku melakukan tindak kriminal tersebut masih didalami oleh penyidik Polres OKU Selatan dan Polda Sumatera Selatan.(*TribunJkt)

Please rate this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: