3 Orang Jamaah Masjid Ridha Muhammadiyah Makassar, Positif Corona No ratings yet.

Beritaupdate.id, Makassar –  Pemkot Makassar, Sulawesi Selatan, melakukan rapid test terhadap jemaah Masjid Ridha Muhammadiyah, Jalan Tamalate. Hasilnya, 3 dari 59 jemaah yang menjalani rapid test dinyatakan reaktif virus Corona (COVID-19).

“Hasil rapid test di Masjid Ridha ada 3 reaktif. Hasil ini masih akan ditindaklanjuti ke tahap berikutnya untuk dilakukan isolasi dan pemeriksaan swab,” ujar Jubir Tim Gugus COVID-19 Makassar, Ismail Hajiali, dalam telekonferensi, Jumat (1/5/2020).

Penjabat Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb mengungkapkan masih ada warga yang menunaikan salat Tarawih berjemaah. Iqbal menyebut sejumlah cara dilakukan agar salat Tarawih berjemaah bisa dilaksanakan.

“Laporan yang kami terima masih ada pelaksanaan ibadah salat Tarawih yang terlambat terdeteksi, karena mereka memadamkan lampu masjid dan dilaksanakan di atas pukul 09.00 malam, dan hanya diikuti beberapa orang jemaah,” ungkap Iqbal.

Iqbal menambahkan timnya juga melacak penyebaran virus Corona di kalangan jemaah masjid. Dia menegaskan pihaknya tidak pernah memberikan dispensasi bagi salah satu masjid untuk bisa menggelar salat berjemaah di tengah pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Adapun sebaran jumlah positif virus Corona di Makassar yang masih dirawat sebanyak 246 orang, 93 orang sembuh, dan 28 meninggal dunia. Untuk pasien dalam pengawasan (PDP) 177 masih dirawat, 170 sembuh, dan 56 pasien meninggal. Untuk orang dalam pemantauan (ODP) yang telah selesai dipantau sebanyak 702 orang dan yang masih dipantau 231 orang.

“Persebaran pasien positif terbanyak di Kecamatan Tamalate sebanyak 47 orang serta Kecamatan Rappocini 38 orang dan Kecamatan Panakukang 36 orang,” jelas Iqbal.

Kepala Dinas Kesehatan Makassar, Dr Naisyah Tun Azikin menyebut Pemkot Makassar telah menyiapkan 10 ribu rapid test kit yang didistribusikan ke 47 puskesmas se-Makassar. Penyediaan rapid test kit dilakukan sebagai upaya deteksi dini penyebaran virus Corona.

“Kita harapkan mereka yang memiliki gejala, atau punya riwayat kontak atau serumah dengan pasien positif agar segera ke puskesmas untuk di-rapid test, jika hasilnya reaktif maka kita akan melakukan isolasi dan pemeriksaan lanjutan dengan tes swab dua kali sebelum dinyatakan positif,” pungkas Naisyah. (src_d**ik.com)

Please rate this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: