Ini Penjelasan Warga Soal Fenomena Ribuan Jangkrik Serbu Kota Mekkah

Beritaupdate.id, Mekkah – Jutaan serangga –sebagian jamaah umrah menyebutnya jangkrik–mengerubungi Kota  Makkah termasuk kawasan Masjidil Haram. Hal ini memicu wabah hama di seluruh kota sehingga membuat warga bingung dengan fenomena tersebut sebab ini baru pertama kali terjadi kota suci tersebut.

Foto dan video jangkrik dari famili true crickets(Gryllidae) yang tampak bertebaran berkat badai yang melanda kota itu, beredar di media sosial pada  pekan ini. Beberapa gambar dan video menunjukkan jutaan serangga di sekolah, rumah dan Masjidil Haram, demikian seperti dikutip dari The National, Jumat (11/1/2019).

Hingga sekarang Pemerintah Kota Makkah mengonfirmasi fenomena tersebut, yang menurut warga belum pernah terlihat sebelumnya. Otoritas  setempat segera menanggulangi dengan melakukan pengasapan insektisida di seluruh kota.

“Pada Sabtu malam saya berdoa di Masjid Suci dan serangga ada di mana-mana, di masjid, tidak hanya di halaman, tetapi bahkan di sekitar Kakbah,” kata Abdulwhab Soror, 64, mengatakan kepada The National.

“Saya telah tinggal di Makkah seumur hidup saya dan saya belum pernah menyaksikan sesuatu seperti ini sebelumnya,” tambahnya

Warga Indonesia lainnya yang rutin ke Makkah, Saev Anwar, juga mengatakan fenomena ini terjadi setiap tahun. Namun memang dia mengakui, kali ini jumlahnya lebih banyak.

“Saya pikir, yaa, biasanya juga begitu kalau lagi musim dingin, serangga pasti nongol dari saluran pembuangan air. Nanti juga habis,” kata Saev.

“Biasanya sedikit. Ini mah banyak banget, mungkin lagi musimnya,” kata dia lagi.

Hamed bin Mohamed Metwally, profesor fisiologi di Universitas Umm Al-Qura University, menjelaskan kepada media Palestina, Sawa News, bahwa keberadaan jangkrik dan belalang memang bisa meningkat pada waktu dingin dan akan menghilang dalam empat hingga enam minggu kemudian. Memang kota Makkah sedang dalam fase “dingin”. Berdasarkan data cuaca dari situs Accu Weather, cuaca di Mekkah sejak awal 2019 sampai sekarang berada di kisaran antara 31 derajat Celcius di siang hari dan sekitar 22 derajat Celcius di malam hari. Saev mengatakan saat ini jumlahnya telah berkurang berkat upaya pemerintah kota memusnahkan serangga-serangga tersebut. Pemkot Makkah mengatakan, “belalang hitam” itu dalam tahap migrasi. Jadi, menganggap kedatangan jutaan serangga adalah pertanda buruk tidak bisa dibenarkan.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *