:: PROMO PASANG IKLAN di BERITAUPDATE.ID, khusus PERIODE JAN-FEB 2019 IKLAN SLIDE 320X320 pixel, HANYA Rp500K per bulan ::

Akibat “Joy Live” Streaming Adegan Panas, Cewek Ini Dibekuk Polisi

Beritaupdate.id, Tangerang – Seorang perempuan yang sedang live streaming adegan p0rno via aplikasi Joy.Live digerebek polisi. Adegan p0rno itu tayang siaran langsung dari sebuah kontrakan di sebuah kontrakan di Melati Mas, Kemuning Milati Mas, Serpong, Tangsel pada Selasa (25/12/2018).

Tim Vipers Polres Tangerang Selatan (Tangsel), menggerebek seorang wanita muda, M (18), saat sedang beradegan asusila yang ditayangkan secara langsung melalui aplikasi Joy Live.  M tertangkap tangan bersama ‘sutradara’ siaran langsung tersebut, Hengki Karnando Saputra (25) dan seorang wanita lainnya R (23).

Mereka menyiarkan tayangan langsung konten pornografi itu, khusus untuk orang-orang yang sudah membayarkan sejumlah uang. Tersangka M berperan sebagai pelaku yang melakukan adegan pornografi melalui live streaming.

Sedangkan Hengki dan AR yang merupakan pasangan kekasih bertugas menyiapkan live streaming serta menampung uang yang ditransfer oleh para pelanggan. Para pelanggan dikenakan tarif Rp 200.000 untuk sekali melakukan live streaming.

“Satuan Reskrim Polres Tangerang Selatan mendapatkan info dari masyarakat bahwa di salah satu kamar Kosan Melati Mas sering digunakan untuk perbuatan dugaan Tindak Pidana yang bersifat Pornografi dengan menggunakan alat bantu HP,” ujar Ferdy.

Dari tangan tersangka, diamankan sejumlah barang bukti. Alat bukti itu berupa tiga unit ponsel merk Samsung, Vivo dan Polytron, sebuah kartu ATM, celana motif loreng, pakaian dalam wanita dan sweater.

Polisi juga berkoordinasi dengan P2TP2A Kota Tangerang Selatan untuk melakukan Pendampingan mengingat dua tersangka adalah Wanita.

Ketiga tersangka dijerat oasal 2 ayat (1) Undang-Undang nomor 21 tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana orang (PTPO), dan atau pasal 29 dan atau 30 dan atau 33 dan atau 34 Undang-Undang nomor 44 tahun 2008 tentang Pornografi.

Selain itu mereka juga disangkakan pasal 45 ayat (1) Undang-Undang nomor 16 tahun 2016 tentang informasi transaksi elektronik (ITE).(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *